Langsung ke konten utama

Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Sistem Tenaga Listrik: Mendorong Energi yang Efisien, Andal, dan Berkelanjutan di Masa Depan


Tulisan ini mengupas secara komprehensif potensi penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam sistem tenaga listrik sebagai solusi menghadapi tantangan peningkatan permintaan energi, volatilitas harga, dan perubahan iklim. AI mampu meningkatkan efisiensi melalui prediksi beban listrik yang lebih akurat, optimalisasi operasi pembangkit, dan pengendalian jaringan secara cerdas. Selain itu, AI juga berperan dalam meningkatkan keandalan sistem dengan deteksi gangguan lebih cepat, strategi pemulihan yang efektif, serta pemeliharaan preventif yang terencana. Dari sisi keberlanjutan, AI membuka peluang pemanfaatan energi terbarukan secara optimal dan pengurangan emisi karbon.

Namun, tulisan ini masih kurang membahas tantangan implementasi AI di Indonesia, seperti kebutuhan investasi besar, kesiapan sumber daya manusia, serta integrasi teknologi AI dengan infrastruktur kelistrikan yang ada. Selain itu, aspek regulasi dan standar keamanan sistem tenaga listrik berbasis AI perlu mendapat perhatian agar penerapan teknologi ini dapat berjalan aman dan efektif.

Solusi yang dapat diusulkan adalah penguatan kolaborasi antara pemerintah, PLN, akademisi, dan industri teknologi untuk mempercepat adopsi AI dalam sistem tenaga listrik. Investasi dalam pelatihan SDM, pengembangan pilot project AI, serta pembentukan regulasi yang mendukung dan melindungi konsumen harus menjadi prioritas. Selain itu, integrasi AI dengan konsep Smart Grid—yang sedang dikembangkan secara masif di Indonesia—dapat mempercepat transisi menuju sistem kelistrikan yang lebih efisien, andal, dan ramah lingkungan.

Melihat tren ke depan, pemerintah Indonesia telah menetapkan pembangunan 25 sistem Smart Grid hingga 2024 yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi canggih untuk mengoptimalkan distribusi dan konsumsi listrik. Rencana pembangunan Green Super Grid sepanjang puluhan ribu kilometer juga menjadi tonggak penting dalam mendukung energi baru terbarukan dan digitalisasi jaringan listrik nasional. Dengan pemanfaatan AI yang tepat, sistem tenaga listrik Indonesia dapat menghadirkan layanan yang lebih stabil, hemat energi, dan berkelanjutan, sejalan dengan target transisi energi nasional dan komitmen pengurangan emisi karbon.

Farid Asyhadi
Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan
Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat

Daftar Pustaka

  • Delan Rachmando, "Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Sistem Tenaga Listrik: Masa Depan Energi yang Efisien dan Berkelanjutan," Kompasiana.com, 2023.

  • Kementerian ESDM, "25 Sistem Smart Grid Dibangun Hingga 2024," Siaran Pers, 2021.

  • PT PLN (Persero), "RUPTL 2025-2034: PLN Siap Bangun Green Super Grid Sepanjang 47.758 km," 2025.

  • Rasyifa Putri Raidah, "Peran Smart Grid dalam Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia," Telkom University, 2025.

  • IEA, "Pengembangan Smart Grid di Indonesia," 2023.

  • Indonesia Window, "Indonesia Applies Smart Grids to Achieve National Energy Mix," 2020.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antisipasi Bahaya Listrik: Langkah-Langkah Penting untuk Keselamatan Rumah Tangga

  Bahaya listrik di rumah tangga dapat menimbulkan risiko serius seperti korsleting, kebakaran, dan sengatan listrik yang mengancam keselamatan jiwa dan harta benda. Oleh karena itu, penting bagi setiap keluarga untuk memahami dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif agar lingkungan rumah tetap aman dan nyaman. Berikut adalah beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan: Periksa Kondisi Kabel dan Perangkat Listrik Secara Berkala Jika kabel terasa panas, ini menandakan adanya arus berlebih atau kabel berkualitas buruk. Segera matikan perangkat yang terhubung, periksa kapasitas kabel, dan ganti kabel dengan yang sesuai standar SNI untuk mencegah risiko kebakaran 1 2 . Segera Tindaklanjuti Jika Tercium Bau Terbakar atau Muncul Asap Bau terbakar atau asap dari instalasi listrik bisa menjadi tanda korsleting atau overheating. Matikan listrik dari sumber utama dan hubungi teknisi listrik profesional untuk pemeriksaan dan perbaikan 1 . Hindari Penumpukan Beban pada Stop ...

Tantangan dan Peran Remaja Indonesia dalam Hemat Energi Menuju Masa Depan Berkelanjutan

  Energi listrik merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan modern. Namun, kesadaran untuk menghemat energi—khususnya listrik—masih tergolong rendah, terutama di kalangan remaja Indonesia. Remaja yang berada pada rentang usia 12 hingga 24 tahun tumbuh di era digital dengan ketergantungan tinggi terhadap perangkat elektronik seperti smartphone, laptop, dan konsol game. Sebuah survei menunjukkan bahwa 95% remaja Indonesia memiliki akses ke ponsel pintar dan lebih dari 60% di antaranya menggunakannya selama lebih dari enam jam setiap hari (Arius, 2023). Pola konsumsi listrik ini tentu memberi tekanan besar terhadap sistem energi nasional, terutama dalam konteks transisi energi dan keberlanjutan lingkungan. Akar Masalah Konsumsi Energi di Kalangan Remaja Salah satu akar persoalan rendahnya kesadaran hemat energi di kalangan remaja adalah karena mereka umumnya belum menjadi penanggung jawab langsung atas biaya listrik di rumah. Tagihan listrik dipersepsikan sebagai “urusan orang tua”,...

Menjadi Pintar dengan Listrik Prabayar PLN: Kendali Penuh atas Konsumsi Energi Rumah Tangga

Listrik prabayar PLN hadir sebagai inovasi layanan yang memudahkan pelanggan dalam mengontrol penggunaan listrik secara lebih cerdas dan efisien. Berbeda dengan sistem pascabayar yang tagihan listriknya dibayar setelah pemakaian, listrik prabayar mengharuskan pelanggan membeli token listrik terlebih dahulu sesuai kebutuhan, mirip seperti membeli pulsa telepon seluler. Pengalaman pribadi penulis di Pondok-Pinang, Jakarta Selatan, menggambarkan betapa listrik prabayar memberikan kemudahan dan keamanan. Setelah mengalami kerusakan meteran listrik pascabayar yang sempat menimbulkan percikan api dan kepanikan, penulis dan keluarganya beralih ke listrik prabayar atas rekomendasi petugas PLN. Dengan listrik prabayar, mereka tidak lagi terikat jadwal pembayaran bulanan dan dapat mengisi token listrik kapan saja sesuai kebutuhan. Listrik prabayar juga mendorong keluarga menjadi lebih bijak dalam menggunakan listrik karena pemakaian listrik harus diimbangi dengan pembelian token yang tersedia. H...