Langsung ke konten utama

Postingan

Selamat datang di blog pribadi saya.

Melalui blog ini, saya membagikan berbagai tulisan, informasi, dan edukasi seputar kelistrikan sebagai bagian dari upaya sosialisasi kepada masyarakat. Ini merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen saya dalam menjalankan tugas sebagai Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat. Semoga informasi yang saya sajikan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta mendorong terciptanya pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan dalam penggunaan energi listrik. Salam hormat, Farid Asyhadi Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat
Postingan terbaru

THR Datang Jangan Lupa Bayar Utang

Bayangkan momen Lebaran yang biasanya penuh sukacita kini berubah: THR yang ditunggu-tunggu justru lenyap untuk lunasi utang. Di awal 2026, masyarakat Indonesia menghadapi realitas pahit ini, di mana daya beli merosot dan ekonomi melambat, memaksa keluarga memprioritaskan tagihan daripada belanja. Kebijakan THR 2026: Harapan di Tengah Tekanan Pemerintah Republik Indonesia melalui kementerian terkait secara resmi telah menyampaikan informasi THR 2026 terbaru yang mencakup jadwal pencairan, besaran anggaran, serta mekanisme pemberian tunjangan bagi seluruh aparatur negara dan pekerja swasta. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar  Rp48,8 triliun  untuk THR ASN, TNI, Polri, dan pensiunan. Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04/2026 mengatur kewajiban perusahaan swasta membayar THR paling lambat ...

Mengurangi Bahan Makanan Impor dalam Ompreng MBG

  Dilema di Balik Piring Bergizi Setiap pagi, jutaan piring makanan bergizi disiapkan di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Ada nasi, sayur, lauk, dan buah. Ada senyum anak-anak yang menyambutnya. Ada harapan generasi emas 2045 yang sedang dibangun melalui asupan gizi yang baik. Namun, di balik piring-piring itu, ada pertanyaan yang tak kunjung usai:  dari mana bahan-bahannya berasal? Ketika program Makan Bergizi Gratis (MBG) pertama kali diluncurkan, idealismenya begitu luhur: memberdayakan petani lokal, menghidupkan UMKM, dan mengurangi ketergantungan pada impor. Tapi perjalanan setahun terakhir menunjukkan bahwa mewujudkan idealisme itu tidak semudah membalik telapak tangan. Babak I: Fakta Pahit di Awal Perjalanan Februari 2025, baru sebulan program berjalan, kritik tajam menghantam. Dirjen Risbang Kemendikti Saintek mengungkap fakta memprihatinkan: program MBG masih  banyak menggunakan produk impor . Bukan hanya bahan baku pangan,...

Strategi Pemerintah Menjaga Daya Beli Rakyat di Tengah Kobaran Perang AS-Israel vs Iran

  Ketika rudal mulai menghujani fasilitas nuklir di Teheran dan armada kapal induk Amerika Serikat bersiaga di Laut Arab, dampaknya tidak berhenti di kawasan Timur Tengah. Gelombang kejutnya merambat cepat melewati batas-batas geografis, menghantam pasar keuangan global, dan pada akhirnya berlabuh di dapur-dapur rumah tangga Indonesia. Di saat harga minyak dunia bergejolak dan nilai tukar rupiah tertekan, pertanyaan paling mendasar muncul: bagaimana pemerintah melindungi daya beli masyarakat dari guncangan ini? Jawabannya terletak pada serangkaian strategi yang telah disiapkan jauh sebelum konflik memanas—sebuah skenario darurat yang dirancang untuk memastikan bahwa perang di negeri orang tidak menjadi malapetaka di negeri sendiri. Memahami Ancaman: Ketika Minyak dan Rupiah Berbicara Sebelum menilik strategi perlindungan, penting untuk memahami saluran utama yang mengancam daya beli masyarakat. Para ekonom sepakat bahwa dampak konflik Iran-Israel terhadap Indonesia tidak datang mel...