Langsung ke konten utama

Verifikasi RKA Dinas ESDM Sulbar Tahun Anggaran 2024 untuk Mewujudkan Program Prioritas

 


Mamuju, 7 September 2023 - Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda, H. Hasanuddin Haruna, S.E, M.Si, memimpin kegiatan verifikasi RKA (Rencana Kerja Anggaran) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Barat untuk Tahun Anggaran 2024, bertempat di Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat. 

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Barat Nomor 27 Tahun 2023, yang mengatur pedoman penyusunan RKA-SKPD (Rencana Kerja Anggaran - Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan RKA-PPKD (Rencana Kerja Anggaran - Pemerintah Provinsi Kabupaten/Kota) tahun mendatang. 

Kegiatan verifikasi ini merupakan tindak lanjut dari regulasi yang mengatur bahwa RKA SKPD yang telah disusun oleh kepala SKPD harus disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melalui PPKD (Pemerintah Provinsi Kabupaten/Kota) untuk diverifikasi. 

Pada acara tersebut, Dinas ESDM Sulawesi Barat, yang diwakili oleh Kepala Bidang Minerba, Ilham, SE, MAP, Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah, Andi Alffianti, S.Si, MM, serta pejabat fungsional perencana, Abdul Syukur, memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan oleh dinas ESDM Sulawesi Barat. Program-program tersebut meliputi pengelolaan ketenagalistrikan dengan penyediaan listrik gratis bagi masyarakat miskin, pengelolaan mineral dan batubara, pengelolaan aspek kegeologian, serta program penunjang urusan pemerintahan daerah provinsi.

Dalam RKA-SKPD tahun 2024, terdapat alokasi anggaran dengan pagu KUAS PPAS (Kebutuhan Urgensi Anggaran Sesuai Perencanaan dan Penyusunan Anggaran) sebesar Rp. 3.224.054.909 untuk belanja barang, jasa, dan modal, serta sebesar Rp. 4.805.852.471 untuk belanja pegawai. Total belanja daerah pada Dinas ESDM Sulawesi Barat mencapai Rp. 8.029.907.380. 

Kegiatan verifikasi RKA ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan program-program prioritas Dinas ESDM Sulawesi Barat untuk tahun mendatang. Semua pihak terlibat dalam proses ini dengan tujuan untuk memastikan alokasi anggaran yang tepat dan efisien dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Barat. farid-esdm

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antisipasi Bahaya Listrik: Langkah-Langkah Penting untuk Keselamatan Rumah Tangga

  Bahaya listrik di rumah tangga dapat menimbulkan risiko serius seperti korsleting, kebakaran, dan sengatan listrik yang mengancam keselamatan jiwa dan harta benda. Oleh karena itu, penting bagi setiap keluarga untuk memahami dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif agar lingkungan rumah tetap aman dan nyaman. Berikut adalah beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan: Periksa Kondisi Kabel dan Perangkat Listrik Secara Berkala Jika kabel terasa panas, ini menandakan adanya arus berlebih atau kabel berkualitas buruk. Segera matikan perangkat yang terhubung, periksa kapasitas kabel, dan ganti kabel dengan yang sesuai standar SNI untuk mencegah risiko kebakaran 1 2 . Segera Tindaklanjuti Jika Tercium Bau Terbakar atau Muncul Asap Bau terbakar atau asap dari instalasi listrik bisa menjadi tanda korsleting atau overheating. Matikan listrik dari sumber utama dan hubungi teknisi listrik profesional untuk pemeriksaan dan perbaikan 1 . Hindari Penumpukan Beban pada Stop ...

Tantangan dan Peran Remaja Indonesia dalam Hemat Energi Menuju Masa Depan Berkelanjutan

  Energi listrik merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan modern. Namun, kesadaran untuk menghemat energi—khususnya listrik—masih tergolong rendah, terutama di kalangan remaja Indonesia. Remaja yang berada pada rentang usia 12 hingga 24 tahun tumbuh di era digital dengan ketergantungan tinggi terhadap perangkat elektronik seperti smartphone, laptop, dan konsol game. Sebuah survei menunjukkan bahwa 95% remaja Indonesia memiliki akses ke ponsel pintar dan lebih dari 60% di antaranya menggunakannya selama lebih dari enam jam setiap hari (Arius, 2023). Pola konsumsi listrik ini tentu memberi tekanan besar terhadap sistem energi nasional, terutama dalam konteks transisi energi dan keberlanjutan lingkungan. Akar Masalah Konsumsi Energi di Kalangan Remaja Salah satu akar persoalan rendahnya kesadaran hemat energi di kalangan remaja adalah karena mereka umumnya belum menjadi penanggung jawab langsung atas biaya listrik di rumah. Tagihan listrik dipersepsikan sebagai “urusan orang tua”,...

Menjadi Pintar dengan Listrik Prabayar PLN: Kendali Penuh atas Konsumsi Energi Rumah Tangga

Listrik prabayar PLN hadir sebagai inovasi layanan yang memudahkan pelanggan dalam mengontrol penggunaan listrik secara lebih cerdas dan efisien. Berbeda dengan sistem pascabayar yang tagihan listriknya dibayar setelah pemakaian, listrik prabayar mengharuskan pelanggan membeli token listrik terlebih dahulu sesuai kebutuhan, mirip seperti membeli pulsa telepon seluler. Pengalaman pribadi penulis di Pondok-Pinang, Jakarta Selatan, menggambarkan betapa listrik prabayar memberikan kemudahan dan keamanan. Setelah mengalami kerusakan meteran listrik pascabayar yang sempat menimbulkan percikan api dan kepanikan, penulis dan keluarganya beralih ke listrik prabayar atas rekomendasi petugas PLN. Dengan listrik prabayar, mereka tidak lagi terikat jadwal pembayaran bulanan dan dapat mengisi token listrik kapan saja sesuai kebutuhan. Listrik prabayar juga mendorong keluarga menjadi lebih bijak dalam menggunakan listrik karena pemakaian listrik harus diimbangi dengan pembelian token yang tersedia. H...