Langsung ke konten utama

Tagihan Listrik Naik? Yuk, Terapkan Cara Hemat Listrik yang Mudah dan Efektif!

 

Pandemi Covid-19 mengubah banyak kebiasaan kita, salah satunya adalah meningkatnya aktivitas di rumah seperti bekerja dan belajar secara daring. Hal ini menyebabkan konsumsi listrik rumah tangga meningkat signifikan, bahkan tagihan listrik bisa melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya. Selain peningkatan penggunaan, perubahan metode pencatatan tagihan oleh PLN selama pandemi juga berkontribusi pada lonjakan tersebut

Menghadapi situasi ini, perilaku hemat listrik menjadi solusi utama untuk mengendalikan pengeluaran bulanan sekaligus menjaga lingkungan. Beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan antara lain:

  • Beralih dari lampu pijar ke lampu LED yang lebih hemat energi dan tahan lama.

  • Mengatur penggunaan lampu dan alat elektronik, hanya menyalakan saat diperlukan.

  • Mencabut steker alat elektronik yang tidak digunakan untuk menghindari konsumsi listrik standby.

  • Mengurangi penggunaan alat elektronik berdaya besar secara bersamaan agar beban listrik tidak membengkak.

  • Memanfaatkan ventilasi alami dan cahaya matahari untuk mengurangi kebutuhan penerangan dan pendingin ruangan.

  • Menggunakan perangkat elektronik hemat energi yang memiliki label efisiensi energi.

  • Memperpendek durasi penggunaan alat listrik, misalnya memasak dengan rice cooker secara efisien

Edukasi dan kesadaran dari seluruh anggota keluarga sangat penting agar kebiasaan hemat listrik ini menjadi rutinitas sehari-hari, baik di rumah maupun di tempat kerja. Dengan demikian, tagihan listrik dapat lebih terkendali dan penghematan energi turut berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Mari mulai dari langkah kecil di rumah untuk manfaat besar bagi keuangan keluarga dan bumi kita.

Farid Asyhadi
Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan
Dinas ESDM Sulawesi Barat

(Sumber utama: Kompasiana, tulisan Alvi Yumna Hilyah, 2020)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Listrik Padam: Menggugah Kesadaran akan Ketergantungan Dunia Digital dan Pentingnya Kesiapan Infrastruktur

Review Tulisan "Ketika Listrik Padam, Kemanakah Pergi Dunia Digital Kita?" Tulisan ini mengangkat isu krusial tentang  dampak pemadaman listrik terhadap aktivitas digital dan kehidupan modern  yang sangat bergantung pada kelistrikan. Penulis berhasil menggambarkan bagaimana pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga memengaruhi produktivitas, komunikasi, dan akses informasi yang kini hampir seluruhnya berbasis digital. Tulisan ini juga mengajak pembaca untuk merenungkan betapa rapuhnya ketergantungan kita pada listrik dan teknologi digital, serta pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi listrik padam. Kekurangan Tulisan Meski menyentuh isu penting, tulisan ini masih memiliki beberapa kekurangan: Kurang detail tentang penyebab pemadaman listrik:  Tidak dijelaskan faktor-faktor teknis dan non-teknis yang menyebabkan listrik padam, seperti gangguan jaringan, cuaca ekstrem, atau beban puncak. Minim solusi praktis:  Tulisan belum member...

Revolusi Pintar Hemat Listrik: Peluang dan Tantangan Menuju Sistem Kelistrikan Berkelanjutan di Indonesia

Tulisan ini mengomentari gagasan revolusi pintar dalam hemat listrik yang diangkat dalam tulisan "Saatnya Revolusi Pintar Hemat Listrik Dimulai". Konsep Smart Grid yang mengintegrasikan teknologi AI, IoT, dan digitalisasi memang merupakan langkah maju yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem kelistrikan Indonesia. Namun, tulisan tersebut masih kurang mengupas secara mendalam tantangan implementasi di lapangan, seperti kesiapan infrastruktur, biaya investasi yang tinggi, dan kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten dalam teknologi digital kelistrikan. Selain itu, aspek keamanan siber yang menjadi krusial dalam sistem digitalisasi belum mendapat perhatian yang cukup, padahal potensi ancaman terhadap jaringan listrik cerdas sangat nyata. Solusi yang dapat ditempuh adalah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta untuk mempercepat pembangunan infrastruktur Smart Grid dengan pendanaan yang terstruktur dan dukungan kebijakan ya...

Tagihan Listrik Melonjak Saat Pandemi? Intip Gerakan Hemat Listrik “KALEMMM” dari Mahasiswa UNDIP

Selama pandemi Covid-19, penggunaan listrik rumah tangga meningkat drastis hingga hampir 98%, seiring dengan kebijakan work from home (WFH) yang membuat aktivitas lebih banyak dilakukan di rumah. Kenaikan ini berimbas pada melonjaknya tagihan listrik yang membebani masyarakat. Menanggapi hal ini, Won Welvaart, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro (UNDIP), menginisiasi gerakan hemat listrik unik bernama  “KALEMMM”  di lingkungan tempat tinggalnya di Rawamangun, Jakarta Timur. Gerakan “KALEMMM” merupakan akronim dari langkah-langkah hemat listrik yang mudah diingat dan diterapkan: K  –  Kulkas : Pastikan pintu kulkas selalu tertutup rapat, isi secukupnya, dan hindari membuka pintu terlalu sering. A  –  AC : Matikan AC saat ruangan kosong dan atur suhu antara 24-27°C. L  –  Lampu : Matikan lampu bila tidak digunakan, gunakan lampu LED hemat energi, dan kurangi penggunaan lampu pijar. E  –  Komputer : Matikan komputer saat tidak d...