Langsung ke konten utama

Cek Kondisi Instalasi Listrik Jelang Hari Raya: Upaya Preventif untuk Menghindari Risiko Kebakaran di Rutan Rembang

 

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Rutan Kelas IIB Rembang Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah melakukan langkah antisipasi dengan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap instalasi listrik di seluruh bangunan kantor dan blok hunian. Kepala SubSeksi Pengelolaan, Sugito, bersama petugas Pengelola Barang Milik Negara, memimpin inspeksi yang bertujuan memastikan semua instalasi listrik aman dan berfungsi dengan baik, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan konsleting dan kebakaran.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenkumham yang menginstruksikan seluruh unit pelaksana teknis untuk melakukan deteksi dini dan antisipasi gangguan keamanan menjelang cuti bersama dan libur Hari Raya. Selain pengecekan instalasi, pihak Rutan juga memasang fire block atau alat pemadam api di titik-titik kritis sebagai upaya pencegahan kebakaran.

Kegiatan pengecekan instalasi listrik ini sejalan dengan anjuran umum bagi masyarakat untuk secara rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah atau kantor guna mencegah risiko korsleting dan kebakaran. Beberapa langkah penting yang dapat dilakukan antara lain memeriksa kondisi kabel dan sambungan listrik, memastikan fungsi saklar dan stopkontak berjalan normal tanpa percikan api, serta menggunakan alat pengaman seperti MCB (Miniature Circuit Breaker) yang dapat memutus arus listrik secara otomatis saat terjadi gangguan. Selain itu, pengecekan kestabilan listrik dan deteksi kebocoran listrik juga sangat dianjurkan untuk menjaga keamanan instalasi.

Pentingnya pengecekan instalasi listrik ini tidak hanya berlaku di lingkungan institusi seperti Rutan Rembang, tetapi juga di rumah tangga dan tempat kerja lainnya. Penggunaan kabel berstandar SNI, pemasangan instalasi yang sesuai dengan standar nasional, dan memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) adalah aspek krusial untuk menjamin keamanan listrik. Pemeriksaan berkala dan perawatan instalasi listrik dapat menghindarkan dari risiko kebakaran yang sering kali disebabkan oleh instalasi yang sudah tua, rusak, atau pemasangan yang tidak sesuai standar.

Dengan melakukan pengecekan dan perawatan instalasi listrik secara rutin, baik di institusi maupun rumah tangga, risiko gangguan kelistrikan dan kebakaran dapat diminimalisir, sehingga aktivitas menjelang dan selama Hari Raya dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Farid Asyhadi
Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan
Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat

:

  1. Rutanrembang. “Cek Kondisi Instalasi Listrik, Kasubsi Pengelolaan Pastikan Semua Aman Jelang Hari Raya.” Kompasiana, 2023.

  2. Pasangantipetir.id. “5 Cara Cek Keamanan Instalasi Listrik di Rumahmu dengan Mudah.” 2024.

  3. Tirto.id. “Cara Cek Instalasi Listrik Rumah Agar Aman dan Tetap Legal.” 2024.

  4. Detik.com. “Begini Cara Cek Aliran Listrik Aman atau Tidak, Biar Nggak Sering Jeglek.” 2024.

  5. Berita.99.co. “6 Cara Periksa Instalasi Listrik di Rumah, Jangan Anggap Sepele Ya!” 2025.

  6. Detik.com. “Buruan Cek! Begini Cara Periksa Kebocoran Listrik di Rumah.” 2024.

  7. Intergengenset.com. “Cara Mudah Cek Kestabilan Listrik.” 2024.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Thorium Sulbar: Kunci Energi Masa Depan untuk Pusat Data AI Dunia

  Potensi Besar di Balik Logam Tanah Jarang Mamuju Di balik gempita pengelolaan logam tanah jarang (LTJ) di Mamuju, Sulawesi Barat, tersimpan potensi lain yang tak kalah strategis: thorium. Unsur radioaktif ini, yang selama ini dikenal sebagai limbah dalam pertambangan LTJ, kini mulai dilirik sebagai sumber energi masa depan yang sangat menjanjikan, terutama untuk mendukung kebutuhan listrik pusat data kecerdasan buatan (AI) dunia. Thorium: Solusi Energi Berkelanjutan untuk Era AI Revolusi kecerdasan buatan telah memicu lonjakan kebutuhan pusat data di seluruh dunia. Teknologi AI seperti ChatGPT dan berbagai model pembelajaran mesin lainnya membutuhkan daya komputasi luar biasa besar. Akibatnya, konsumsi listrik pusat data global melonjak drastis. International Energy Agency (IEA) mencatat bahwa pusat data global mengonsumsi sekitar 460 TWh pada 2022, dan angka ini diproyeksikan meningkat dua kali lipat pada 2026. Di sinilah thorium menemukan relevansinya. Berbeda dengan ur...

Likuiditas Melimpah, Kredit Tertahan: Membaca Lonjakan Uang Primer Indonesia 18,3% di Awal 2026

Pada Februari 2026, sistem keuangan Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik. Data terbaru dari Bank Indonesia mencatat bahwa uang primer (M0) adjusted tumbuh 18,3% secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga mencapai Rp2.228 triliun . Angka ini melonjak cukup tajam dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2026 yang sebesar 14,7% yoy . Lonjakan ini memberi sinyal bahwa likuiditas dalam sistem keuangan nasional berada pada kondisi cukup longgar . Namun, di balik angka yang impresif tersebut, terdapat sejumlah dinamika ekonomi yang menarik untuk dicermati—mulai dari strategi kebijakan fiskal dan moneter, perilaku perbankan, hingga faktor musiman dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Memahami Uang Primer (M0) Uang primer atau M0 merupakan kewajiban moneter bank sentral yang terdiri dari uang kartal yang beredar di masyarakat serta simpanan giro bank umum di Bank Indonesia . Indikator ini sering digunakan untuk melihat ketersediaan likuiditas paling dasar dalam sistem keuangan . Sement...