Langsung ke konten utama

Edukasi Keselamatan Listrik di Kelurahan Pedurungan Tengah: Upaya Penting Cegah Kebakaran dan Kesetrum

 

Tulisan ini mengangkat kegiatan edukasi keselamatan penggunaan listrik sehari-hari yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNDIP di Kelurahan Pedurungan Tengah, Semarang. Edukasi ini sangat penting mengingat fakta bahwa sekitar 78% kebakaran di lingkungan masyarakat disebabkan oleh korsleting listrik, yang sering kali berasal dari penggunaan kabel dan peralatan listrik yang tidak sesuai standar SNI, serta kebiasaan berbahaya seperti meninggalkan kabel charger ponsel terpasang saat tidak digunakan.

Tulisan dengan baik menjelaskan bahwa listrik merupakan energi yang tidak kasat mata sehingga masyarakat sering kurang waspada terhadap bahayanya, yang meliputi risiko kesetrum, kebakaran, dan ledakan. Metode edukasi yang digunakan melalui pembuatan poster sebagai media visual efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.

Namun, tulisan ini dapat lebih diperkuat dengan pembahasan lebih mendalam tentang langkah-langkah teknis yang dapat diterapkan masyarakat untuk mengurangi risiko, seperti penggunaan alat pelindung arus sisa (RCD), pemeriksaan rutin instalasi listrik, serta pelatihan praktis penggunaan listrik yang aman. Selain itu, perlu ada tindak lanjut berupa program monitoring dan evaluasi agar edukasi ini berkelanjutan dan berdampak nyata.

Solusi jangka panjang adalah memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, akademisi, dan komunitas untuk mengadakan edukasi keselamatan listrik secara rutin dan menyeluruh di berbagai wilayah. Penguatan regulasi dan pengawasan terhadap pemasangan instalasi listrik yang sesuai standar SNI juga sangat penting. Penggunaan teknologi digital untuk penyebaran informasi dan pelaporan gangguan listrik dapat meningkatkan responsivitas dan keselamatan masyarakat.

Melihat tren ke depan, dengan meningkatnya penggunaan listrik di rumah tangga dan fasilitas umum, edukasi keselamatan listrik menjadi kebutuhan utama untuk mencegah kecelakaan dan kebakaran. Program-program KKN dan sosialisasi berbasis komunitas harus terus didorong agar masyarakat semakin paham dan mampu mengelola risiko listrik dengan baik.

Farid Asyhadi
Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan
Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat

Daftar Pustaka

  • Salman Alfarisy, "Edukasi Keselamatan Penggunaan Listrik Sehari-hari kepada Masyarakat Kelurahan Pedurungan Tengah, Semarang," Kompasiana.com, 2022.

  • Kumparan, "Tingkatkan Kesadaran Masyarakat: Edukasi Listrik Aman dan Hemat," 2025.

  • PLN UP3 Semarang, "Program Light Up The Dream dan Edukasi Keselamatan Listrik," Instagram, 2025.

  • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, "Standar Nasional Indonesia (SNI) Instalasi Listrik," 2023.

  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana, "Data Kebakaran dan Pencegahannya," 2024.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Thorium Sulbar: Kunci Energi Masa Depan untuk Pusat Data AI Dunia

  Potensi Besar di Balik Logam Tanah Jarang Mamuju Di balik gempita pengelolaan logam tanah jarang (LTJ) di Mamuju, Sulawesi Barat, tersimpan potensi lain yang tak kalah strategis: thorium. Unsur radioaktif ini, yang selama ini dikenal sebagai limbah dalam pertambangan LTJ, kini mulai dilirik sebagai sumber energi masa depan yang sangat menjanjikan, terutama untuk mendukung kebutuhan listrik pusat data kecerdasan buatan (AI) dunia. Thorium: Solusi Energi Berkelanjutan untuk Era AI Revolusi kecerdasan buatan telah memicu lonjakan kebutuhan pusat data di seluruh dunia. Teknologi AI seperti ChatGPT dan berbagai model pembelajaran mesin lainnya membutuhkan daya komputasi luar biasa besar. Akibatnya, konsumsi listrik pusat data global melonjak drastis. International Energy Agency (IEA) mencatat bahwa pusat data global mengonsumsi sekitar 460 TWh pada 2022, dan angka ini diproyeksikan meningkat dua kali lipat pada 2026. Di sinilah thorium menemukan relevansinya. Berbeda dengan ur...

Cek Kondisi Instalasi Listrik Jelang Hari Raya: Upaya Preventif untuk Menghindari Risiko Kebakaran di Rutan Rembang

  Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Rutan Kelas IIB Rembang Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah melakukan langkah antisipasi dengan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap instalasi listrik di seluruh bangunan kantor dan blok hunian. Kepala SubSeksi Pengelolaan, Sugito, bersama petugas Pengelola Barang Milik Negara, memimpin inspeksi yang bertujuan memastikan semua instalasi listrik aman dan berfungsi dengan baik, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan konsleting dan kebakaran . Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenkumham yang menginstruksikan seluruh unit pelaksana teknis untuk melakukan deteksi dini dan antisipasi gangguan keamanan menjelang cuti bersama dan libur Hari Raya. Selain pengecekan instalasi, pihak Rutan juga memasang fire block atau alat pemadam api di titik-titik kritis sebagai upaya pencegahan kebakaran . Kegiatan pengecekan instalasi listrik ini sejalan dengan anjuran umum bagi masyarakat untuk secara ru...

Likuiditas Melimpah, Kredit Tertahan: Membaca Lonjakan Uang Primer Indonesia 18,3% di Awal 2026

Pada Februari 2026, sistem keuangan Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik. Data terbaru dari Bank Indonesia mencatat bahwa uang primer (M0) adjusted tumbuh 18,3% secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga mencapai Rp2.228 triliun . Angka ini melonjak cukup tajam dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2026 yang sebesar 14,7% yoy . Lonjakan ini memberi sinyal bahwa likuiditas dalam sistem keuangan nasional berada pada kondisi cukup longgar . Namun, di balik angka yang impresif tersebut, terdapat sejumlah dinamika ekonomi yang menarik untuk dicermati—mulai dari strategi kebijakan fiskal dan moneter, perilaku perbankan, hingga faktor musiman dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Memahami Uang Primer (M0) Uang primer atau M0 merupakan kewajiban moneter bank sentral yang terdiri dari uang kartal yang beredar di masyarakat serta simpanan giro bank umum di Bank Indonesia . Indikator ini sering digunakan untuk melihat ketersediaan likuiditas paling dasar dalam sistem keuangan . Sement...