Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

THR Datang Jangan Lupa Bayar Utang

Bayangkan momen Lebaran yang biasanya penuh sukacita kini berubah: THR yang ditunggu-tunggu justru lenyap untuk lunasi utang. Di awal 2026, masyarakat Indonesia menghadapi realitas pahit ini, di mana daya beli merosot dan ekonomi melambat, memaksa keluarga memprioritaskan tagihan daripada belanja. Kebijakan THR 2026: Harapan di Tengah Tekanan Pemerintah Republik Indonesia melalui kementerian terkait secara resmi telah menyampaikan informasi THR 2026 terbaru yang mencakup jadwal pencairan, besaran anggaran, serta mekanisme pemberian tunjangan bagi seluruh aparatur negara dan pekerja swasta. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar  Rp48,8 triliun  untuk THR ASN, TNI, Polri, dan pensiunan. Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04/2026 mengatur kewajiban perusahaan swasta membayar THR paling lambat ...

Mengurangi Bahan Makanan Impor dalam Ompreng MBG

  Dilema di Balik Piring Bergizi Setiap pagi, jutaan piring makanan bergizi disiapkan di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Ada nasi, sayur, lauk, dan buah. Ada senyum anak-anak yang menyambutnya. Ada harapan generasi emas 2045 yang sedang dibangun melalui asupan gizi yang baik. Namun, di balik piring-piring itu, ada pertanyaan yang tak kunjung usai:  dari mana bahan-bahannya berasal? Ketika program Makan Bergizi Gratis (MBG) pertama kali diluncurkan, idealismenya begitu luhur: memberdayakan petani lokal, menghidupkan UMKM, dan mengurangi ketergantungan pada impor. Tapi perjalanan setahun terakhir menunjukkan bahwa mewujudkan idealisme itu tidak semudah membalik telapak tangan. Babak I: Fakta Pahit di Awal Perjalanan Februari 2025, baru sebulan program berjalan, kritik tajam menghantam. Dirjen Risbang Kemendikti Saintek mengungkap fakta memprihatinkan: program MBG masih  banyak menggunakan produk impor . Bukan hanya bahan baku pangan,...